Sabtu, 25 Februari 2017

Filled Under:

Atur Dari Rumah Saja


Sudah menjadi kebutuhan di abad ini,manusia semakin tergantung pada koneksi.
Berbagai  lapisan masyarakat membutuhkan  akses internet, mulai dari anak-anak remaja hingga anak mudah.

Hampir hampir internet menjadi kebutuhan pokok. :)

Sedikit cerita apa yang saya amati di lingkungan saya, karena saya adalah seorang lulusan dibidang teknologi. Keseharian saya mengamati perkembangan teknologi baru baru ini, Saya pernah bekerja di perusahaan start up. Pada tahun 2015 perusahaan tempat saya bekerja tersebut menggunakan rumah sebagai kantor resmi.


Saat saya masi sebagai karyawan , seolah olah saya pergi ke rumah orang setiap hari untuk bekerja. Mulai dari jam 7-18. Dalam diri saya ketika itu, saya masi penasaran dan timbul pertanyaan dalam diri saya. "Kok bisa ya, rumah jadi kantor?" Dulu saya mengira kantor itu terletak di gedung gedung tinggi di kota. Atau minimal sebuah kantor itu seperti Ruko.


 Ternyata saya salah, justru saya baru tau . Rumah hunian bisa dijadikan kantor. Dari sana saya mulai tertarik, mendirikan kantor di rumah . :) Karena jika kantornya dirumah saya tidak perlu jauh jauh lagi dari keluarga dan mengoptimalkan bisnis bersama keluarga dan warga sekitar.

Saya mulai berfikir spesifik,  dan merencanakan apa saja yang dibutuhkan mewujudkan keinginan saya tersebut.

Yang jelas sebuah rumah dengan koneksi Internet dan ruang yang memadahi.


Karena kemacetan sangat menyita waktu, Sehingga dapat lebih optimal jika waktu yang dihabiskan di jalan dapat disalurkan untuk belajar atau bekerja. Waktu untuk keluarga dan diri sendiri pun dapat lebih efisien, jika kita dapat melakukan berbagai aktivitas di rumah. Setelah saya pikir-pikir berulang ulang muncul beberapa keinginan seperti ini.




 Era Ekonomi Digital saat ini maraknya media internet dan kecanggihan teknologi berperan penting , memungkinkan banyak usaha yang dapat dilakukan. Berbagai hal dapat dilakukan dengan internet mulai dari belajar, bekerja, bisnis sampai rekreasi. Dengan adanya kecanggihan teknologi tersebut, apapun dapat di lakukan lebih efektif dan cepat. Apalagi jika rumah  fasilitasi oleh media internet tersebut, tentu semua kegiatan dapat dilakukan dirumah.Prinsip ekonomi digital, rumah harus berkonsep digital sekaligus bisa produktif membangun ekonomi dari rumah.  


Di Indonesia ada sebuah perumahan yang sangat memenuhi target saya, bahkan lebih. Perumahan dengan cyberhome yang terletak di bogor ini sangat menarik perhatian saya.



Menurut  CEO Cyber Park Indonesia Dedi Yudiant , Cyber home berbeda dengan smart home. Konsep cyber home lebih mengarah ke kapasitas bandwith internet sebagai pelengkap perangkat digital di dalam rumah. Sedangkan smart home hanya sekadar rumah konvensional yang dilengkapi perangkat digital. Tamansari Cyber merupakan satu-satunya hunian berkonsep cyber home di Indonesia.






Pengembang akan membangun fasilitas akses internet kapasitas besar dan cepat. Setiap rumah terpasang internet dengan kekuatan riil 100 Mbps dengan upload dan download sama dengan opsi IP public. Bahkan, sekarang sudah menuju 1 Gbps setiap rumah, dan sedang upgrade menuju 10 Gbps. Ada dua tipe rumah yang ditawarkan, yakni Homepage dan Bandwith. Luas bangunan tipe homepage 75 meter persegi dan luas bangunannya 120 meter persegi .Sedangkan tipe bandwith luas bangunannya 62 meter persegi dan luas tanahnya 105 meter persegi. 




Bagi saya ini sangat luar biasa, jika setiap rumah punya fasilitas seperti ini.  Kita bisa punya perumahan mirip  Silicon valley  (USA) . Semua pebisnis yang berbasis teknologi informasi, komunikasi dan jaringan bisa berkumpul dalam satu kawasan.




Karena  kesempatan untuk dapat beraktivitas di rumah pada era digital saat ini sangat didambakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, karena masyarakat dapat menghemat waktu untuk melakukan berbagai macam aktivitas dan dapat lebih produktif. Seperti contoh kehadiran "Gojek", "Bukalapak", dan "Tokopedia" untuk layanan pengiriman kuliner, fashion, dan kebutuhan sehari-hari tanpa harus keluar rumah.








Potensi Aktivitas di Cyberhome


Belajar


  • Belajar mengenai bisnis IT secara langsung dari pelaku/profesional industri TIK terutama yang tinggal di Cyberhome
  • Belajar mengenai TIK: Web Development, Start UP, Aplikasi, Software, Java, Office, Animasi dan lain-lain dengan mitra yang telah bekerjasama dengan Cyberhome
  • Belajar secara Online melalui berbagai website pembelajaran online yang telah bekerjasama dengan Cyberhome
  • Dapat belajar berbagai bahasa: Inggris, Mandarin, Arab, Jepang, Korea, Perancis, Jerman, Rusia, dan lain-lain secara online dengan mitra yang telah bekerjasama dengan Cyberhome





Bisnis



  • ·  Dapat berkolaborasi mengenai bisnis IT secara langsung dari pelaku/profesional industri TIK dalam satu kawasan
  • ·  Membuka peluang usaha dari rumah mengenai TIK: Web Development, Start UP, Aplikasi, Software, Java, Office, Animasi, Video Editor, Film, Jaringan dan lain-lain dengan mitra Cyberhome
  • ·  Sangat mendukung bagi usaha kreatif di bidang IT, Animator, E-learning, Designer, Start Up, Video editor, penulis, dan lain-lain
  • ·  Menjalankan bisnis Toko Online dengan server di rumah
  • ·  Menjalankan bisnis data center skala UKM
  • ·  Dapat saling bersinergi mengenai prospek/peluang bisnis kedepan mengenai IT langsung bersama pelaku/profesional industri TIK





Berikut Pengalaman saya, yang saya beri judul  "Atur Dari Rumah Saja"
1.Pengalaman Belajar dari Rumah

Saat saya masi kuliah sekitar tahun 2012, selain buku buku referensi dari kampus tentunya saya juga mencari cari sumber informasi lain. Seperti kebanyakan mahasiswa pada umunya saya  juga googling untuk mendapatkan referensi baru. Informasi yang saya cari adalah sekitar perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.




 Pada tahun itu teknologi 4G menjadi  pencarian favorit saya, karena saya sangat penasaran dengan teknologi ini. Selain itu ,dosen selalu memberikan bobot lebih untuk tugas yang berhubungan dengan 4 G dan sejenisnya.Butuh waktu berjam jam di kampus sambil menggunakan Wifi, untuk mempelajari teknologi 4G. Bahkan, jika hingga larut malam tugas belum selesai. Terpaksa menginap di kos teman. 

Kondisi tersebut di karenakan belum adanya koneksi internet di rumah saya pada waktu itu. Apabila di rumah sudah terpasang koneksi internet, tentu saya tidak mengutamakan Wifi kampus untuk mempelajari 4G . Bahkan saya juga bisa mempelajari teknologi terbaru lainya seperti 4.5 G dan 5 G. Dari pengalaman pengalaman saya ini, saya berusaha agar sudah tersedia koneksi internet di rumah. Supaya saya dapat mengawasi dan membantu adik saya belajar di rumah dengan nyaman.

2.Pengalaman Bekerja dari Rumah

Salah satu momen yang tidak terlupakan saat saya bekerja di perusahaan startup Surabaya (bidang IT). Karena perusahaan tersebut membolehkan beberapa karyawanya untuk bekerja dirumah. Namun tetap harus ke kantor saat jadwal meeting mingguan yang diadakan hari sabtu. Sangat jarang, kantor dengan sistem kerja seperti ini. Saya sangat beruntung pernah bekerja disini, sistem yang dibuat tidak terlalu kaku.  Yang penting karyawan dapat menyelesaikan tanggung jawab sesuai target yang ditentukan.




Tidak harus di kantor, selama saya bekerja di perusahaan tersebut saya pilih 3 hari di kantor 3 hari dirumah.  Saat saya bekerja dirumah, harus lebih sering kordinasi dengan tim. Dalam melakukan pekerjaan saya sebagai IT Support seperti Test Aplikasi , cek error dan update konten. Begitu saya menemukan error pada  aplikasi, tim akan segera merevisi aplikasi tersebut. Setelah aplikasi revisi di upload saya segera mendownload aplikasi yang baru di revisi oleh tim .


Koneksi internet yang stabil tentu saya butuhkan saat bekerja dirumah. Dipikiran saya Jangan sampai buat Pak Bos  hanya karena Laporan telat . Karena semakin menunda pekerjaan, semakin banyak waktu esok  yang kita gunakan  wkwk


3.Pengalaman Bisnis dari Rumah Digital Agency

Alhamdulillah setelah 2 tahun bekerja, saya mendirikan bisnis sendiri. Bisnis pertama saya adalah Online shop  Menjual baju dan busana muslim. Dalam bisnis pertama saya ini, saya sangat dibantu oleh ibu saya. Dalam memilih baju baju yang berkualitas dan menarik.Ibu ibu selalu lebih tau mana model baju yang sedang trend dan mana yang jadul wkwkwk. Setelah berjalan beberapa bulan, bisnis ini terus berkambang. Pembeli semakin banyak, tangan kami semakin lelah membelas chat yang masuk satu persatu J. Hingga kami putuskan untuk membuka lowongan untuk Customer Service (CS) untuk meringankan pekerjaan kami.




Pada tahun 2015 saya mulai tertarik bisnis digital agency. Sehingga bisnis online shop diurus oleh ibu dan adik saya. Di bidang digital ini saya belajar advertesting, karena memang dari SMA saya sudah tertaik dibidang IT maka dalam beberapa bulan saya mulai paham bidang ini. Seperti periklanan, afiliasi, metode pembayaran, buat website, dan marketing. Berbagai produk kami promosikan baik produk digital maupun fisik. Produk digital seperti tutrorial, e- course , software buatan anak bangsa. Produk fisik dari pakaian  hingga kavling dan rumah. Untuk menjalankan bisnis saya ini, saya dan tim butuh koneksi internet yang memadahai dan suasana kerja yang nyaman .





4.Pengalaman Rekreasi dari Rumah

Khususnya menjelang bulan ramadhan maupun saat bulan ramadhan, adalah paling sering komunikasi dengan teman teman lama jaman SD, SMP, SMA, Kuliah. Ya, tidak lain adalah untuk merencanakan acara Buka Bersama atau nama kerennya “Bukber” . Saat ini moment ramadhan sudah menjadi  reuni tahunan mulai dari anak anak  SMP sampai kuliah. 


Menurut saya yang paling penting dalam acara ini  selain penentuan tanggal dan keikut sertaan anggota adalah “pemilihan tempat”.  Karena pemilihan tempat tempat yang kurang baik mambuat orang yang bisa menjangkau tempat tersebut mala tidak hadir. Jadi panitia buka bersama harus tau tempat tempat seperti  food court, restoran, warung dan sejenisnya yang dekat dengan tempat ibadah, pusat wisata atau pusat belanja yang disukai banyak orang.




 Jadi tugas penitia Buka bersama lumayan berat  seperti Browsing tempat, survey ke lokasi dan kordinasi social media (Whatsapp, Line, BBM).  Tugas dari panitia buka bersama ini akan sangat ringan bila memiliki koneksi Internet yang memadahi, karena panitia cukup lihat tempat-tempat yang bisa menampung acara buka bersama sejumlah sekian orang. Memiliki fasilitas apa saja dan lokasinya dekat dengan apa saja, cukup browsing. Untuk urusan tersebut bisa di atur dari rumah saja. Tapi Jangan lupa juga untuk melihat review dari orang yang telah berkunjung ke lokasi tersebut sebelumnya.





Cyberhome hadir sebagai solusi dalam menghadapi Era Ekonomi Digital . Konsep Cyberhome dibangun dengan mengusung Real SOHO (Small Office Home Office) yang sesungguhnya. Penghuni Cyberhome dapat melakukan berbagai macam aktivitas mulai dari belajar, bekerja, bisnis, bahkan rekreasi tanpa harus keluar rumah, karena didukung akses internet supercepat dari 100 Mbps hingga 10 Gbps, dengan kecepatan Upload dan Download sama, serta fasilitas alamat IP Publik yang didapatkan.





Semakin Dekat Keluarga
Dengan Rumah berteknologi canggih seperti ini, kita dapat mengembangkan bisnis dari rumah baik bidang jasa ataupun retail. Tanpa pergi jauh jauh dari keluarga, hungan dan interaksi pun terjaga. Sesuai judul artikel ini, "Atur dari rumah saja" . :) 




Artikel ini diikut sertakan dalam kompetisi IGD 2017




Sumber Inspirasi :

Komandan

penulis

Bukan rezeki yang seret. Mungkin amal kita yang masih seret. Bukan nikmat yang kurang. Mungkin syukur kita yang masih kurang.

6 komentar:

  1. Internet sudah menjadi kebutuhan setiap keluarga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap, sudah hampir jai kebutuhan pokok

      Hapus
  2. Dari videonya, lumayan mewah.

    Baru denger istilah cyberhome, yang saya tau smarthome hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih om heru , terknologi sudah update pak :)

      Hapus

 

Copyright © Komandan Note™ is a registered trademark.
Designed by Templateism. Hosted on Blogger Templates.Jual Rumah Syariah.