Pengertian Osilator

Osilator adalah suatu amplifier yang outputnya diambil dan dikembalikan lagi atau digunakan sebagai feedback.



Osilator memiliki jenis atau ragam yang bermacam-macam, yaitu seperti yang dijelaskan dibawah ini:  Osilator Colpitt

Dimana:
Z1 disini sama dengan Z2 yaitu Kapasitor à Z1=Z2=Kapasitor
Z3 disini adalah induktor                               à Z3=Induktor



1.)    Osilator Hartley
Dimana pada osilator ini terdiri dari dua buah induktor (L1 dan L2) dan satu buah kapasitor (C) seperti pada rangkaian berikut:


Dari kedua osilator tersebut memiliki varian lagi yaitu VFO dan VCO.
a.)    VFO
VFO(Variable Frequency Oscillator) digunakan untuk merubah-rubah frekuensi output dengan mengganti salah satu nilai dari komponennya pada rangkaian feed back, komponen yang dirubah dalam varian ini adalah Kapasitor, sehingga biasanya disebut sebagai variabel kapasitor. Rangkaian dari VFO adalah sebagai berikut:
                        

                     


b.)    VCO
VCO (Voltage Controlled Oscillator) ini adalah varian yang dapat merubah-rubah frekuensi dengan menggunakan tegangan. Pada varian ini dibutuhkan suatu varaktor. Varaktor adalah suatu diode. Varaktor ini disambungkan dengan salah satu kapasitor dari rangkaian feedback secara paralel, yaitu seperti pada gambar rangkaian dibawah ini:

Pada rangkaian diatas, varaktor diparalelkan dengan Kapasitor 1 (C1). Ketika (-) tidak terjadi forward. Jika diberi tegangan AC, maka naik turun – naik turun sinyalnya.

2.)    Osilator Kristal
Dari osilator-osilator diatas, frekuensinya sangat tidak stabil. Untuk menstabilkannya yaitu dengan menggunakan foto kristal. Sehingga frekuensi disini tetap, tidak bisa dibuat variabel.

Selisihnya yaitu 1 : 1.000.000
1ppm=1/1.000.000
Sehingga menyebabkan frekuensinya stabil.

                Kristal ini dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari yaitu pada arloji. Pada arloji, kristal berbentuk bumbung. Sesuai dengan fungsinya yaitu sebagai penstabil frekuensi maka kristal ini biasanya terdapat pada arloji yang harganya mahal. Ketika frekuensi stabil, berarti setiap 1 detiknya menghasilkan 1 pulsa atau 1 Hz frekuensinya.


Untuk membangkitkan bermacam-macam frekuensi yang stabil, menggunakan Osilator Kristal sebagai frekuensi referensinya dan pembangkit utamanya adalah VCO. Untuk semua frekuensi yang memakai sistem digital, biasanya digunakan PLL (Phase Lock Loop). Frekuensi output yang bermacam-macam dapat dibangkitkan yaitu dengan mengubah harga pembagi frekuensi (N) yang disisipkan pada VCO dan Komparator. Merubah pembagi frekuensi disini berarti pembagi fase mendapatkan input yang berbeda.
PLL à fo=N.fR
Dimana:
fo=frekuensi output
N=pembagi frekuensi

fR=frekuensi referensi

Tidak ada komentar