Masa depan #LebihBaik dengan Mengelolah keuangan dengan Bijak

Awalnya saya buat soal Finansial karena memang pada dunia kuliah tidak diajarkan dan saya jarang sekali bacabuku finansial,Akhirnya saya mulai belajar setelah resign dari perusahaan lama, awalnya saya hanya tertarik buku bisnis tentang pengeolalan usaha dan stategi marketing. Namun ilmu finansial tidak bisa dihindari,dari berbagai buku yang saya baca selalu menyarankan untuk "pahami finansial" apalagi finansial seorang owner bisnis dan finansial perusahaannya. sampai saatnya saya mendapat ajakan dair teman komunitas blogger saya untuk mengituki kopdar blogger sekaligus belajar finansial dengan ahlinya.tentu kesempatan ini tidak saya siakan,






Rezeki orang siapa yang tau, penghasilan kita selalu tak menentu, begitu juga dengan pengeluaran kita tidak ada yang tau hari ini kita akan menghabiskan berapa rupiah dan besok menghabiskan berapa rupiah.





Berbagai kebutuhan terus bertambah tiap tahunnya. Yang memiliki usaha ingin usahanya terus berkembang, Bagi yang belum nikah mempersiapkan diri untuk biaya nikah.Ketika sudah mempunyai anak harus mempersiapakannya untuk pendidikan da kesehatannya.





pada awal acara kita dihidangkan makan siang bagi semua blogger yang datang. Sambil makan tidak lupa kita sempatkan untuk bercakap cakap dan silahturahim dengan blogger lain.Kemudian dibawahkan oleh bapak viko ini awalnya kita ditekankan dengan ilmu investasi melalui sebuah tanya jawab seruh dengan blogger yang hadir. Awalnya pertnayaannya sangat mudah sekali dijawab karena  menyangkut pilhan ganda ya atau tidak ,namun saya sdibaca ulang ternyata jawaban kuisonertersebut mengarah ke ilmu finansial dasar,yang dijelaskan oleh pak viko ini.
















Sebelum ke materi , ada pembukaan terlebih dahulu tentang sun life dari tim sunlife. yang menjelaskan berbagai macam prgram,sejarah dan  terbaru sunlife. Yang membuat saya tertarik adalah sunlife syariah ini, unit Usaha syariah di sunlife dibentuk pada 2010 lalu dan jalur distribusi pertama kali di bentuk pada tahun 2014. Hingga tahun 2015 sunlife memiliki 1000 manpower untuk agency syariah 43 kantor pemasaran dan 13 provinsi di seluruh Indonesia.





Akhirnya oleh pak viko dijelaskan beberapa dosa dan kesalahan dalam mengolah finansial, sekaligus panitia juga menyarankan kami untuk mengirimkan tweet degan hastag #LebihBaik

Silahkan cek di twitter hastag tersebut.



berikut saya tampilkan dalam bentuk tabel





beberapa poin penting yang saya catat adalah

DOSA 1: Terperangkap Mitos Masyarakat

Mitos Masyarakat # 1  Menjadi Karyawan akan lebih meringankan hidup.


 Mitos Masyarakat  # 5 Blogger itu hoby saja,bukan Profesi yang menghasilkan finansial


2 poin diatas menejlaskan bahwasannya menjadi karyawan akan lebih meringankan hidup. Karena penghasilannya jelas, tiap bulan memperoleh gaji.  Tapi pada dasarnya sebagian orang beranggapan gaji karyawan itu terbatas, bahkan dalam dunia properti ,karyawan sangat dihindari sebagai target pemasaran. Sedangkan Menjadi blogger pada awalnya memang bukan profesi yang menghasilkan finansial. biasnaya dengan menulis artikel dan desain tata letak blog, namun setelah tau SEO dan Internet marketing. menajdi Blogger sangat membantu finansial.



DOSA 2: Memilih Buta Financial

ketika kita tidak tau akan suatul hal, ada baiknya kita belajar untuk tau akan hal tersebut. namun ketika kita memilih buta akan hal tersebut maka kita tidak akan pernah tau,bahkan pada saat kita butuhkan. Sebagian orang ketika mendengar kata catatan finansial langsung berfikir ke tabel, pemasukan pengeluaran, ilmu akuntasi, angkah dll. Yang terbayang adalah deretan angkah rumit, oleh akrena itu akhirnya memutuskan untuk butuh finansial. Pada awalnya termasuk dalam golongan seperti itu, namun karena lingkuang saya dengan orang wirausaha yang sering biacara tentang financial planing. Akhirnya saya belajar juga, karena tau ini pasti ilmu yang dibutuhkan dan menguntungkan.


DOSA 8: Tidak melakukan investasi
Sebagain besar biaya hidup habis dalam waktu yang singkat,karena adanya berbagai kebutuhan yang mendadak dan pengeluaran yang tidak terduga. Oleh karena itu perlu adanya investasi sebagai langkah awal untuk memenuhi kebutuhan di esok hari. Investasi tidak harus berjumlah besar(langsung) . yang terpenting adalah bertahap atau berjangkah waktu yang lama dan tidak mudah diambil ditengah jalan layaknya mengambil uang di ATM, lalu poinnya  adalah investasi anda harus berkembang, Cara yang paling seherhana adalah dengan membeli emas berbentuk anting bayi terlebih dahulu, lama kelamaan kita terus mengumpulkan  banyak anting bayi sebagai investasi.


 Bapak viko juga menjelaskan  beberapa fase kehidupan secara finalsial yaitu banyak waktu dan sedikit uang, memiliki waktu cukup dan banyak uang, lalu fase terakhir sedikit waktu dan banyak uang.

 kalau di usia 20-25 tahun seperti saya ini, menurut beliau dari segi finansial yang paling berdampak besar adalah  persiapan seseorang untuk  mencukupi biaya menikah. Meskipun kita semua tau persiapan menikah tidak hanya di biaya.

"Hati hati dengan biaya kecil, kebocoran kecil menenggelamkan kapal besar"

-Benyamin Franklin-

 Maka dari itu harusnya kita belajar untuk mengelola keungan dengan bijak sejak dini, tanpa tujuan hasil yang diperoleh tidaklah maksimal. ketika anda tergiur diskon besar besaran, cobalah untuk membuka catatan pemasukan dan pengeluaran lihat dulu apakah masi ada sisa uang sampai akhir bulan.

Nah setelah acara , ada pembagian doorprize kepada blogger yang beruntung. Alhamdulillah banyak sekali ilmu yang saya dapat dalam acar ini, Benar benar luar biasa



 Sekian cerita Yuk kelola keuangan dengan bijak





Kenapa harus Sun Life Financial Indonesia?

Ya, karena  PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) sudah sangat berpengalaman yaitu sejak tahun 1995 telah menyediakan masyarakat Indonesia dengan program yang lengkap mulai dari produk-produk proteksi dan pengelolaan kekayaan, termasuk asuransi jiwa, pendidikan, kesehatan, dan perencanaan hari tua.

Setiap tahun Sun Life Financial Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan di pasar di mana kami beroperasi. Kami terus berupaya untuk meningkatkan produk-produk dan layanan-layanan demi memenuhi kebutuhan keuangan para nasabah.

Per 30 Juni 2015, tingkat Risk Based Capital (RBC) Sun Life Financial Indonesia adalah 664% (konvensional) – jauh di atas ketentuan minimal yang ditetapkan oleh pemerintah yakni 120 persen dan 122% (syariah) - jauh di atas ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah yakni 30%, dengan aset Rp 6,14 triliun.

Saat ini Sun Life Financial Indonesia menyediakan berbagai produk inovatif melalui lebih dari 93 kantor pemasaran konvensional dan 43 kantor pemasaran syariah di 58 kota di Indonesia.

Sun Life merupakan bagian dari Sun Life Financial, salah satu organisasi keuangan terkemuka di dunia. Didirikan pada 1865 dan berkantor pusat di Toronto, Kanada, Sun Life Financial beroperasi di berbagai pasar kunci di seluruh dunia.


Dan telah memperoleh penghargaan


Unit Usaha Syariah PT Sun Life Financial Indonesia memperoleh penghargaan bergengsi dalam ajang “Global Banking and Finance Review Awards” untuk kategori:
“Best Family Takaful Provider Indonesia 2015”


Pada awalnya saya tidak begitu tertarik dengan asuransi sampai disini saya tidak hanya #LebihBaik tapi tidak ragu lagi dengan asuransi,  semoga anda pun demikian . 




Tidak ada komentar